Wisata Arung Jeram Bandung

Saat yang ditunggu tiba. Inilah saatnya Kang Gun dan rombongan menikmati wisata arung jeram Bandung. Tim Elhaqi Adventure juga sudah siap menunggu di sisi perahu karet yang akan membawa rombongan menikmati keindahan dan keseruan alam  Situ Cileunca Pangalengan Kab. Bandung

Suasana begitu tenang. Air danau terkesan nyaris tanpa arus. Matahari pagi menyambut dengan sempurna. Udara yang bersih membuat beberapa anggota rombongan terlihat menghirup nafas dalam-dalam. Ah, segarnya.

Satu per satu anggota rombongan menaiki perahu karet yang tersedia. Angin bulan Mei menyambut wajah-wajah yang penuh antusias itu. Kesegaran mereka bertambah saat jari-jari kaki menyentuh dinginnya air sungai Palayangan.

Rombongan besar itu dibagi menjadi beberapa tim. Tiap tim terdiri dari 4-5 orang. Masing-masing tim punya perahu karetnya sendiri. Dan tiap perahu karet didampingi instruktur dari Elhaqi Adventure.

Perahu karet perlahan-lahan bergerak ketika dayung mulai dikayuh. Anggota tim yang tampak penasaran terlihat antusias ketika bergantian mendayung. Karena bukan ahlinya, terkadang mereka kesulitan menentukan arah perahu. Terlebih, beberapa anggota tim menganggap kesempatan ini sebagai ajang balapan perahu dengan tim yang lain. Instruktur pendamping hanya tersenyum melihat tingkah mereka.

Tak lama kemudian, perahu membawa rombongan menyusuri jalur sungai yang menyempit. Di sini arus sungai mulai terasa. Arus air yang beradu dengan bebatuan menghasilkan buih berwarna putih. Aliran air sungai menjadi musik tersendiri yang memanjakan telinga.

Andrenalin anggota rombongan mulai meningkat saat perahu karet yang mereka tumpangi menabrak bebatuan. Posisi perahu menjadi sedikit miring. Ketika menyadari bahwa di depan ada arus yang lebih deras lagi, beberapa dari mereka mulai menunjuk-nunjuk. Beberapa yang lain mengeratkan pegangan yang tersedia di sisi perahu karet.

Anggota rombongan tertawa ketika perahu yang mereka tumpangi berhasil melewati jeram. Jeram merupakan sebutan untuk aliran air yang deras dan menurun. Bolehlah disebut sebagai air tejun yang terdapat di aliran sungai.

Tapi keseruan belum berakhir. Andrenalin mereka terus dipompa. Usai satu jeram terlewati, ternyata sudah menanti jeram selanjutnya di depan. Kali ini jeramnya terlihat lebih curam. Ya, inilah yang disebut dengan “jeram domba”.

Jeram domba memang menantang. Jeram ini menjadi buah bibir di objek wisata arum jeram Bandung. Tingginya sekitar 1.5 Meter. Melewati jeram ini, rombongan akan terasa terlempar untuk kemudian kuyup karena cipratan air.

Biasanya, anggota rombongan yang melewati jeram ini akan langsung berteriak. Mungkin mereka merasa bebas dan lepas. Masalah hidup seakan hilang bersamaan dengan teriakan yang membahana.

“Luar biasa mantap. Jeram domba luar biasa mantap. Elhaqi itu luar biasa!” ujar salah satu peserta dengan wajah ceria.

wisata-arung-jeram-bandung-domba2

(Dedi Setiawan)